Home » , , , » Selametan Tumbuh Gigi Anak

Selametan Tumbuh Gigi Anak

Written By Novita Anggraeni on Sunday, June 20, 2010 | 7:15 AM


Seperti lazimnya tradisi di tempat Portal Cirebon berada, ketika seorang anak tumbuh gigi untuk kali pertama maka yang dilakukan oleh orang tua si anak adalah menggelar slametan atau syukuran kecil-kecilan dengan mengirimkan makanan tradisional ke beberapa tetangga sekitar rumah berupa bubur manis dengan beberapa gelintir mirip bakso yang terbuat dari tepung beras. Bubur gelintir, begitulah nama makanan ini dikenal. Portal Cirebon sendiri kurang tahu persis apakah nama makanan ini sama di tempat lain, dan apakah tradisi slametan membuat dan mengirimkan 'bubur gelintir' ini juga terdapat di tempat lain di wilayah tiga Cirebon atau tidak, karena sependek yang Portal Cirebon tahu, tradisi untuk mensyukuri tumbuh giginya sang anak ini memang sudah sangat jarang ditemui.

Nah, siang tadi mumpung sedang ada waktu senggang dan juga sekaligus demi ikut menghidupkan kembali budaya Cirebon yang kian susah ditemui itu, Portal Cirebon pun menyempatkan diri untuk membuat bubur gelintir tersebut dan membagi-bagikannya kepada tetangga sekitar rumah, karena anak kami sekitar 4 bulan yang lalu tumbuh giginya. Agak terlambat memang, tapi kami pikir tak ada salahnya juga toh inti dari selametan ini sendiri adalah untuk ikut berbagi kebahagiaan dengan tetangga sekitar rumah atas tumbuhnya gigi anak kami.

Tapi, meski kami sendiri yang berhajat ingin membuat dan mengirimkan bubur gelintir tersebut, jujur saja kami tidak tahu menahu dengan cara dan proses pembuatannya karena memang semua itu dikerjakan oleh orang tua dan beberapa tetangga rumah dan sama sekali tak ada campur tangan kami di dalamnya. Kami hanya menyediakan bahan-bahan yang diminta untuk membuat bubur gelintir tersebut yang diantaranya adalah tepung beras, tepung tapioca, gula merah, gula pasir, kelapa dan sebagainya, selebihnya kami hanya terima jadi. Jangan ditiru ya, Hehehe......

Begitu jadi, sebelum bubur tersebut kami kirimkan ke para tetangga, oleh orang tua kami diberi kesempatan untuk mencicipinya dan ternyata rasanya memang sangat enak. Legit dan gurih. Rasa manis dari gula merah berpadu dengan tepung beras yang gurih dan tepung tapioca membuat makanan ini sangat khas baik di rasa maupun aroma. Sayang sekali bukan kalau makanan selezat ini bisa sampai punah sama sekali?
Share this article :

1 comments:

ajis maulana said...

seperti apa acaranya? soalnya baru denger hehe

 
Support : Budaya Nusantara | Kotak Bumbu | Kunci Finansial
Copyright © 2013. Portal Cirebon - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger