Home » » Menyongsong Juara Baru World Cup

Menyongsong Juara Baru World Cup

Written By Novita Anggraeni on Thursday, July 8, 2010 | 7:01 AM


Akhir-akhir ini ketika world cup mulai memasuki babak knock out yang mendebarkan, Portal Cirebon jadi sedikit terlantar. Saya yang biasanya menyempatkan diri untuk menulis pada malam hari antara jam 9 hingga 11 malam harus sedikit kerepotan mengatur waktu karena jam-jam menulis itu kini terpakai untuk menonton pertandingan sepak bola. Dan kalaupun tak ada pertandingan di jam-jam itu biasanya saya pakai untuk tidur supaya pada dini hari bisa bangun untuk menonton pertandingan yang berlangsung dini hari. Jadilah, dengan adanya world cup itu ada yang harus saya korbankan demi tak melewatkan berbagai pertandingan. Karena saya pikir, world cup ini hanya berlangsung 4 tahun sekali maka saya harus memilih world cup ini ketimbang blog, hehehe.

Tapi kenapa tak menulis di siang hari? Siang hari jelas saya pakai untuk bekerja dong ah. Mosok kerja sambil ngurusin blog yang tak seberapa mana menghasilkan trafik ini. Bisa-bisa saya kena SP dari atasan karena asik ngeblog di jam-jam kerja. :)

Lantas, untuk posting kali ini apa yang ingin dibahas blog tak seberapamana menghasilkan trafik pengunjung ini? Untuk sementara sih tak ada dulu yah. Biasalah, kalau sedikit kelamaan tak nulis biasanya ide itu suka mampet. Bingung mau nulis apaan. Tapi yang jelas, untuk world cup kali ini ada beberapa catatan yang ingin saya bagi perihal pemain-pemain mahal yang bersinar di klub besar dari mulai Messi, C. Ronaldo, hingga Rooney, pun begitu dengan tim-tim mapan langganan final seperti Argentina, Italia, Prancis, Brazil, Inggris dan sebagainya. Entah kenapa bintang pemain besar itu gagal bersinar di world cup Afrika Selatan ini. Kalau masalah suhu dingin, saya pikir harusnya tak boleh menyurutkan performa pemain professional dong yah. Mereka kan memang dibayar untuk ok in all condition. Dan di klub mereka, hal itu jelas sudah jauh-jauh hari diterapkan.

Yang membuat pemain bintang maupun tim besar gagal bersinar di Piala Dunia kali ini adalah saya pikir karena memang dunia sepak bola sudah sedemikian meratanya baik pada skil pemainnya maupun tak-tik pelatihnya. Jadi, pemain besar dengan segudang prestasi di klub jelas tidak bisa menjamin bahwa negara yang mereka bela akan otomatis membuat segalanya lebih mudah untuk melenggang ke babak-babak yang lebih krusial. Tengok saja Prancis dan Italia yang memiliki catatan di atas kertas begitu gemilang akhirnya harus legowo pulang lebih awal. Pun begitu dengan Inggris yang hanya mampu bertahan hingga babak kedua.

Tapi, bagaimana pun juga saya sedikit lega ketika mengetahui bahwa pada akhirnya dengan bertemunya Spanyol dan Belanda di babak final, karena paling tidak dengan bertemunya dua tim Eropa ini akan lahir juara World Cup baru yang akan dicatat sejarah. Jujur saja, saya memang menjagokan Inggris seperti pada word cup-world cup maupun Piala Eropa yang lalu-lalu. Dan saya juga sedikit geregetan ketika ternyata gol Lampard dianulir wasit (lihat gambar di atas). Tapi ya sudahlah, inilah sepak bola dengan segala varia dan kontroversinya.

Lantas kalau boleh ikut meramal layaknya Dedi Corbuzier atau Paul si Gurita, saya dengan mantap memprediksikan Belanda yang akan jadi juara kali ini dengan skor yang tipis antara 1-0 hingga 2-1. Memang sih, permainan Belanda di World Cup kali ini tak terlalu kental ciri total football-nya tapi jelas dengan kebijakan itu barisan belakang Belanda akan lebih terlihat kokoh dari sebelum-sebelumnya. Dan, Spanyol jelas akan kerepotan menghadapi Belanda yang luwes dan tak kaku seperti yang ditunjukkan tim Jerman pada semi final kemarin.

Oleh karenanya, mari sambut Belanda jadi juara baru setelah penantiannya yang panjang itu... :))
Share this article :

0 comments:

 
Support : Budaya Nusantara | Kotak Bumbu | Kunci Finansial
Copyright © 2013. Portal Cirebon - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger